Rabu, 24 Mei 2017

tempat piknik di ngawi

Tirto Nirmolo Tourist Park terletak di Jln. Raya Ngawi - Madiun, km 6, Desa Tempuran, Kec. Paron, Kab. Ngawi, Tirto Nirmolo Tourist Park adalah wahana wisata terpadu yang menarik. Obyek wisata air ini merupakan tempat untuk perjalanan dan bersantai - relax sambil berolahraga. Kujungi wista diklasifikasikan sebagai baru dan diresmikan di sekitar Januari 2012. Daya tarik objek Tirto Nirmolo adalah obyek dalam bentuk Air Park Park.

Wisata di Ngawi tidak hanya menyediakan waterpark, tetapi juga ada berbagai permainan lain naik seperti bioskop 3D, keluarga becak, boom-boom Mobil, boom-boom perahu, mobil kabel, kereta listrik, mobil listrik, flying fox, ATV dan dll.
Beberapa fasilitas pendukung yang tersedia termasuk gazebo, panggung hiburan, kantin, Toko, masjid, Kamar mandi, dan lain-lain.
Tiket masuk harga Tirto Nirmolo Park adalah Rp 12.500 / orang pada Senin s.d. Sabtu, pada saat liburan minggu & nasional bernilai Rp 15.000 / orang.
Dengan biaya ini, wisatawan dapat menikmati fasilitas waterpark.
Jika Anda ingin mencoba fasilitas permainan lainnya maka harus mengeluarkan uang Rp 5.000 s.d. 20.000 / naik. Jika Anda ingin menyimpan uang, wisatawan dapat membeli sebuah paket perak senilai Rp 27,500 / orang atau emas senilai Rp 33,500 / orang.
Tempat wisata ini buka 08.00 s.d. 17.00 jam.

Selasa, 23 Mei 2017

indahnya pantai sedahan

Kabupaten Gunung Kidul di DI Yogyakarta memiliki area pantai yang indah. Karna berdekatan dengan Laut Selatan, daerah pesisir Gunung Kidul memiliki deretan pantai-pantai indah yang menawan. Salah satunya adalah Pantai Sedahan

Pantai Sedahan bukanlah unggulan pantai di Gunung Kidul tetapi masih menarik untuk mengunjungi terutama bagi mereka yang suka anti tujuan utama. Sedahan area pantai ini tidak terlalu luas tapi lokasi yang masih keren untuk bermain. Pantai ini dikunjungi oleh mereka yang ingin menikmati suasana pantai sambil camping ceria
Sepanjang jalan ke daerah pantai di Gunung Kidul, Anda tidak akan menemukan tanda-tanda yang menuju ke pantai Sadahan karena pantai ini bukanlah pantai benih. Untuk mendapatkan ke pantai Sedahan Anda dapat berkendara ke Pantai Wediombo. Lokasi Sedahan Beach berjarak sekitar 4 km di sebelah timur Pantai Wediombo. Lebih tepatnya terletak di sebelah pantai Greweng. Untuk menuju lokasi pantai Sedahan kita harus berjalan melalui di tanah orang. Cukup jauh, tapi menyenangkan. Wisatawan biasanya Taman mobil mereka di Pantia Wediombo
Pantai Sedahan dikelilingi oleh bukit-bukit karang yang banyak. Kita bisa naik ke salah satu bukit untuk menikmati pemandangan yang lebih indah di pantai Sedahan. Sedahan pantai ini juga dikenal sebagai lokasi Memancing keren. Banyak wisatawan bersedia datang semua jalan hanya untuk ikan di pantai Sedahan
Suasana pantai Sedahan sendiri ini tidak terlalu jauh berbeda dari pantai-pantai lain di Kabupaten Gunung Kidul. Selain akses ke pantai yang membutuhkan perjuangan, segala sesuatu di pantai ini tidak jauh berbeda dari pantai-pantai lain di Kabupaten Gunung Kidul yang pasir coklat dan dikelilingi oleh batu. Jika Anda datang ke pantai selama akhir pekan, Anda mungkin akan bertemu banyak pengunjung yang telah mendirikan tenda. Pada hari-hari biasa pantai akan sangat tenang
Sebelum datang ke pantai jangan lupa untuk mempersiapkan diri secara mental dan fisik pertama terutama bagi Anda yang jarang pergi

wisata malam ponorogo

Masing-masing kabupaten / kota harus square sendiri. Baik untuk Ponorogo, alun-alun terletak di pusat kota Barat. The square adalah pada jalur besar, yang terletak antara jalan Pacitan & Trenggalek dan dari Wonogiri, Jawa Tengah.

Alun-alun Ponorogo sangat luas, jadi di selatan terdapat panggung besar permanen yang biasanya digunakan untuk tahap Reog Festival Nasional (satu minggu penuh sebelum malam Suro / baru tahun Islam) serta pertunjukan Reog setiap bulan purnama. Di panggung utama ada beberapa patung sebagai hiasan permanen panggung. Selain itu ada juga tulisan yang hebat di atas panggung.

Bagian lain dari Ponorogo persegi adalah Paseban terletak di Utara. Paseban biasanya digunakan sebagai tempat Ponorogo pusaka upacara setiap waktu sebelum suro atau tahun baru Islam.

Dan di utara alun-alun terdapat juga sebuah taman kota yang sangat menarik. Ada sebuah patung kawanan singa menyerempet oleh warok. Dan di balik itu ada juga air mancur besar di tengahnya ada patung Dewi Songgo langit. Ada juga taman bunga yang sangat indah.

Selain bangunan ini, di Square Ponorogo juga terdapat banyak penjual makanan, makanan, dan layanan bermain bermain anak-anak. Camilan khas di alun-alun Ponorogo adalah pentol goreng, daging pentol dan bagian dari itu. Makanan yang di Ponorogo persegi antara lain adalah nasi panggang dan lain-lain. Dan untuk wahana bermain dan hiburan seperti becak cinta (becak lampu hias), delman, mobil-mobilan (anak), arena melompat (batu loncatan). Dan ketika ada malam pasar (idul fisik dan suro) akan bertamabah banyak wahananya, seperti komidi putar, lala, kora-kora, setan setan, rumah berhantu, dan lain-lain.

Untuk umum lain tempat di sekitar alun-alun Ponorogo, antara lain bangunan pemerintah Ponorogo di sebelah utara alun-alun, Masjid Agung Ponorogo di sebelah barat Alun-alun, gedung Parlemen Ponorogo dan Apollo bangunan di sebelah timur alun-alun, serta Toserba & Hotel Ponorogo Permai dan Keraton (Toserba / Mall) di Selatan alun-alun.

hijaunya candi sambisari

Selama waktu ini sebagian besar sisa peninggalan sejarah candi terletak di tanah tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Bahkan kadang-kadang Candi memang dibangun di ketinggian atau di lereng bukit seperti kompleks Candi Arjuna di Dieng dan Kuil Gedong Songo di Ungaran.
Tapi kau tahu? Rupanya di Yogyakarta ada sebuah candi yang letaknya cukup unik, yang terletak sekitar 6,5 meter lebih rendah dari tanah. Bait Suci dengan lokasinya yang unik adalah Candi Sambisari.

Dibangun di sekitar abad ke-9 pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung, Candi hindu ini adalah dikubur bahan vulkanik Gunung Merapi. Lalu pada tahun 1996 ada seorang petani Dusun Sambisari yang tanpa sengaja menemukan candi yang telah terkubur selama berabad-abad. Setelah proses penggalian, Candi Sambisari kembali untuk menunjukkan elegan dan megah.
Candi Sambisari terdiri dari kompleks candi induk dan 3 Candi pewara atau candi pendamping yang dikelilingi pagar batu 2 layer. Masuk ke Kuil areal yang 4 pintu. Sekilas melihat Candi Sambisari menyerupai sebuah istana batu yang terletak di tengah taman. Rumput yang tumbuh secara teratur di halaman Bait Suci adalah seperti sebuah karpet hijau yang indah.
Sejak Candi Sambisari belum begitu populer dengan wisatawan, itu cukup tenang. Banyak orang yang membuat Candi Sambisari sebagai lokasi pemotretan untuk prewedding dan foto bersama keluarga. Wisatawan juga dapat meletakkan tikar di rumput dan membuka piknik dengan kerabat. Menyenangkan itu tidak?
Selain menikmati dari pengadilan, keindahan Candi Sambisari yang lebih rendah dari tanah sekitarnya juga dapat dilihat dari ketinggian. Puas menikmati pesona Sambisari, wisatawan dapat berhenti oleh museum mini untuk mengetahui serangkaian sejarah candi penggalian.

Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani desa, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY. Jarak dari Yogyakarta berjarak sekitar 12 km timur, atau sekitar 4 km sebelum kompleks Candi Prambanan. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan menelusuri sejarah Candi Sambisari hanya membayar retribusi Rp 3.000 per orang.

tempat hunting di jember

Di Jember banyak tujuan wisata yang baik untuk dikunjungi. Mulai dari alami untuk buatan semua tersedia di kota yang membuat festival mode ini. Salah satunya adalah Puger Jember pantai yang memiliki tidak kurang keindahan dengan pantai lain di Jawa Timur.
Dengan pemandangan eksotik yang membuat ini tempat yang paling tepat untuk mengambil gambar. Hitam pasir tertutup, berdebar mengejar gelombang sampai sejuk datang ke pori-pori akan Anda temui disini. Tidak heran bahwa ini pantai Jadi salah satu pantai-pantai populer yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Jika Anda ingin adrenalin hiburan sangat menantang Anda dapat ikan dengan kano di tengah laut. Juga dapat mendaki sebuah batu yang terletak di tepi pantai Puger sebagai pijakan untuk memancing. Tapi perlu diperhatikan adalah dengan menggunakan alas kaki karena karang di pantai cukup lancip sehingga ia bisa menggaruk kaki Anda.

Pantai ini terletak di barat daya kota Jember memang pantai sempurna sebagai rilis lelah dan liburan keluarga. Di pagi hari, Anda akan mengalami suasana yang ramai dengan nelayan kembali ke tepi dengan menangkap mereka. Kemudian lanjutkan ke tempat pelelangan ikan yang telah dimeriahkan oleh lelang ikan.
Puger Beach memiliki ombak yang cukup tinggi khas Pantai Selatan. Jadi Anda tidak mengharapkan lebih mampu untuk berenang di pantai Puger. Hanya menikmati pemandangan yang ada di pantai ini.

Bagi mereka yang memiliki anak dan berlibur ke pantai Puger, mengawasi, ya, traveler! Gelombang besar dapat diseret ke tengah. Sebaliknya, Anda dapat mengundang bayi Bermain pasir pantai hitam ini. Anak-anak yang dijamin akan menyukai!
Bagi mereka yang tidak punya bayi, sebagai obat kekecewaan karena itu tidak bisa berenang, Anda bisa melihat pemandangan yang indah di sekitar sini. Khas madura berwarna-warni perahu dapat mengobati kekecewaan Anda.
Di Puger pantai terdapat tempat pelelangan ikan yang sangat terkenal di Jember. Anda dapat mencoba untuk merasakan sensasi ikan melelang. Selain itu, pantai ini sering digunakan sebagai tempat acara-acara besar diadakan di Jember.Di tempat ini tidak hanya memiliki ikan segar sebagai barang dijual tetapi ada pasta ikan dan udang air asin yang dihasilkan oleh penduduk setempat sendiri.
Selain pantai Mistis yang terkenal, pantai ini juga terkenal sebagai pantai memancing. Sebagian besar orang di sini adalah nelayan jadi tempat ini sangat cocok untuk Anda yang ingin membeli segar menangkap ikan. Harga dijamin lebih murah daripada harga pasar.

kampung teletubbies yang unik

Ada sebuah desa di pinggiran kota Jogja yang memiliki bangunan yang unik dan berbeda. Tidak seperti rumah biasa yang memiliki atap genteng dengan konstruksi bata, rumah di desa ini memiliki bentuk setengah lingkaran dengan cat putih, sekilas seperti rumah iglo milik penduduk Eskimo. Itu adalah suasana rumah di Dusun Ngelepen, desa Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, sebuah desa yang terletak di antara Prambanan - Piyungan baris.

Deretan rumah-rumah berbentuk setengah lingkaran, banyak seperti kediaman Teletubbies, karakter film menggemaskan, gila anak-anak yang telah disiarkan di awal 2000-an. Keberadaan Teletubbies hamlet tidak akan dirilis oleh bencana gempa bumi Yogyakarta pada tanggal 27 Mei 2006 lalu. Hampir semua rumah di dusun ini Sengir dihancurkan tanpa residu akibat gempa dahsyat yang melanda daerah Yogyakarta. Bahkan tanah telah ambles sekitar enam meter sehingga tidak layak untuk hidup lagi.
Pemerintah juga bekerjasama dengan Asosiasi dunia pada Non-Pemerintah organisasi (LSM WANGO) dan The kubah untuk The World Foundation (menawarkan) memberikan bantuan perumahan baru kepada penduduk Dusun Sengir yang rumahnya hancur oleh gempa bumi. Lembaga donor ini mengusulkan persyaratan untuk membuat sebuah hunian dengan konsep rumah kubah, bentuk rumah yang mungkin masih menjadi sangat asing bagi orang-orang yang paling Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Orang-orang Dusun Sengir pindah di Dusun Ngelepen dan memberikan bantuan baik rumah dengan konsep ini kubah. Sampai sekarang, terdapat bangunan kubah sekitar 71, tiga di antaranya digunakan sebagai gedung-gedung publik seperti musholla, Taman kanak-kanan, dan juga rumah desa bidan.

Meskipun kelihatannya sempit dari luar, tapi ini domes house memiliki ruang yang cukup besar. Rumah domesal ini memiliki dua lantai di dalamnya. Konsep rumah domes diklaim memiliki ketahanan terhadap guncangan gempa. Namun, ada satu hal yang luput dari perhatian, bahwa rumah ini tidak bisa berdiri beban udara tropis. Ini dapat dilihat dari jumlah dinding retak yang menyebabkan rembesan selama musim hujan.
Ada hal-hal yang unik yang saya temui di desa ini Teletubbies. Meskipun rumah mereka dibangun cukup diatur dalam seragam dan modern, namun kebiasaan masyarakat pedesaan masih terpasang sampai hari ini. Sebelumnya rumah dan tanaman hias yang tinggal di desa ini terdiri dari pohon-pohon palem dan spruce, tapi setelah berlalunya waktu, banyak orang yang rata-rata sebagai petani melakukan kembali kebiasaan lama mereka. Di halaman rumah ditanam dengan tanaman pisang, jagung pohon, pohon-pohon jambu, kersen (talok) dan sebagainya. Tanaman seperti ini lebih produktif daripada pohon-pohon palem dan cypress yang sekali ditanam. Kebiasaan unik lain adalah penduduk pengeringan gandum di pinggir jalan atau di area taman.

Meskipun bangunan rumah-rumah di desa ini cukup modern, namun kearifan lokal dan kebiasaan masyarakat tidak berubah, masih sama seperti sebelum gempa yang menghancurkan rumah mereka. Keramahtamahan dan kehangatan komunitas dusun ini masih cukup kuat. Ini jelas dari sikap mereka ramah dan tanpa canggung mengundang saya untuk pergi untuk melihat situasi di dalam rumah.

tempat wisata keluarga di lumajang

Kali ini Mari NGEtrip akan membahas satu lagi air terjun di Lumajang, air terjun katun biru. Alasan mengapa disebut biru kapas Air Terjun Grojogan Sewu saya masih belum menemukan jawabannya, hehe.

Biru kapas air terjun terletak di Kec. Pronojiwo Kab. Lumajang. Kec. Pronojiwo terletak di barat-daya Lumajang, berbatasan dengan Kec. Ampelgading masuk Kab. Miskin. Rute ke air terjun katun biru diambil dari Lumajang kemudian setelah 300 meter setelah bidang pronojiwo, setelah persimpangan kemudian mengambil kiri (ada sebuah banner di sebelah kiri jalan membaca Blue air terjun kapas). Tetapi jika dari arah Malang, pergi ke lokasi biru kapas terjun bias melalui Malang - Turen - Dampit - Pronojiwo, Cari Pronojiwo polisi, tak jauh dari itu dapat mengalahkan peran terdapat turnpike (ada sebuah banner di sebelah kanan jalan membaca Blue air terjun kapas) pemain di sebelah kanan dan ikuti jalan dilemparkan sampai terjebak di ujung jalan. Jika dari Malang ke Blue kapas Falls dapat dicapai dalam waktu kurang dari 2-3 jam. Kondisi jalan adalah baik cukup sehingga dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat roda.
Setelah membayar biaya parkir 5000, ini adalah tempat perjalanan NGEtrip nyata dimulai, hehe. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan 2 km dengan medan yang cukup ekstrim. Bagian sekitar 45 menit akan melewati Turban sangat curam hingga 40 hingga 45 derajat, dan beberapa bahkan harus turun tangga dengan kemiringan hampir 90 derajat.
Tapi nama NGEtrip ke alam seperti ini, setiap perjalanan yang pasti ada setiap keindahan di balik itu, serta NGEtrip ke air terjun katun biru, sepanjang jalan kita akan disuguhi pemandangan alam yang sangat dingin. Selain itu, ketika Anda mencapai air terjun katun biru. Ini benar-benar berguna bagi kita selama perjalanan ini dengan keindahan ciptaan Allah.
NGEtrip jadi kita kali ini ke air terjun katun biru di Lumajang. Biarkan NGEtrip dan terus menjaga keindahan alam dan Pariwisata Indonesia.